Bahayanya Muslim Memilih Pemimpin Non-Muslim

ponpestebuirengjombang

Selama ini Pesantren Tebuireng sangat keras bersuara menolak pemimpin non muslim, seperti keteguhan pendirian KH. Sholahudin Wahid dan ulama lain tentang haramnya memilih pemimpin non-muslim untuk seorang mulim.  DR KH Mustain Syafiie dikenal sebagai pakar tafsir Quran Pesantren Tebuireng yang sangat keras menolak pemimpin non muslim. Dalam khutbah di masjid Agung Baitul Mukminin alun-alun Jombang, Jumat(11/11/2016), menyatakan bahwa QS Al-Maidah ayat 51 diawali dengan khitob yang berbunyi  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا , “Ya ayyuhalladzina amanu” (wahai orang-orang beriman). Ayat perintah puasa QS Al-Baqarah ayat 183 juga diawali khitob yang sama, yaitu  يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا  “Ya ayyuhalladzina amanu.” Jadi bagi kami umat Islam, wajibnya memilih pemimpin muslim itu seperti wajibnya ibadah-ibadah yang lain seperti puasa,’’ tegas Kiai Mustain.

Saat pengajian pada rutinan Rijalul Ansor di Masjid Agung Baitul Mukminin Alun-alun Jombang, Sabtu (12/11/2016), pakar tafsir Quran Pesantren Tebuireng DR KH Mustain Syafiie juga menyampaikan bahayanya mendukung pemimpin kafir. "Ada 61 ayat yang melarang memilih pemimpin kafir. Bukan hanya memilih. Mendukung saja tidak boleh,’’ tegasnya.

Beliau lantas mengungkapkan QS Ali Imron ayat 118, “Terutama pada lafad  “qod badatil baghdou min afwahihim” (Telah nyata kebencian dari mulut mereka), yakni kebencian yang diucapkan orang kafir terhadap orang Islam. Bukan hanya melalui mulut mereka, tapi juga televisi mereka, juga koran mereka, juga Whatsapp mereka, juga media sosial mereka.

Bahkan yang lebih bahaya lagi masih ada, yakni pada lafad “wama tuhfi suduruhum akbar” (dan apa yang disembunyikan oleh hati mereka adalah lebih besar lagi). Allah sudah mengingatkan bahwa yang mereka simpan di hati mereka itu lebih besar lagi. Lebih berbahaya. Contoh di Spanyol tepatnya di Cordoba. Setelah 8 abad dikuasai umat Islam, ketika umat Islam kalah, mereka hanya diberi tiga pilihan oleh orang kafir, yakni pindah agama, pergi meninggalkan negeri atau dibunuh.

Contoh yang terbaru adalah di Bosnia tahun 1990-an. Dengan alasan toleransi, awalnya umat Islam mau bareng-bareng bersama dengan orang kafir dalam hal apapun. Namun begitu orang kafir jadi presiden, delapan ribu umat Islam dibunuh. Wanita muslim yang hamil diperkosa sebelum disudet janinnya. Semua umat Islam tahu. Dan belum lupa akan hal ini.”

Kiai Mustain lantas mengingatkan bahwa di QS Al-Maidah ayat 51 ada kalimat “wamayyatawallahum minkum fainnahu minhum” (Barangsiapa diantara kamu mengambil orang kafir menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan orang kafir).

 

Artikel yang  berkaitan:

1) Tafsir Ibnu Katsir Surat Ali Imran Ayat 118 -120 Tentang Bahayanya Memilih Pemimpin Kafir: http://wp.me/p5rj8C-1Df

2) Tafsir Ayat Kepemimpinan: http://kasmui.com/v1/?p=5900

3) Tafsir Al-Maidah 51-54: http://kasmui.com/v1/?p=6226

4) Memilih Pemimpin Mukmin: http://kasmui.com/v1/?p=5721

5) Fatwa Ulama Tentang Memilih Pemimpin Non-Muslim: http://kasmui.com/v1/?p=6164

6) Larangan Loyal Pada Orang Kafir: http://kasmui.com/v1/?p=6212

 

Sumber: http://www.kabarsatunews.com/2016/11/berkunjung-ke-pesantren-tebuireng.html?m=1

Leave a Comment

Filed under Agama

Leave a Reply