Setting Awal Android Studio

android-studio-1.0

Android Studio 1.0

Sebelum memulai membuat proyek aplikasi android, ada baiknya beberapa langkah dilakukan untuk pengaturan sistem Android sehingga memudahkan penggunaan.

Membuat Launcher di Desktop

1. Jika sebelumnya sudah pernah memasang Android Studio maka pasti sudah ada launcher Android Studio. Silahkan klik untuk menjalankannya. Tampilan awal Android Studio (Welcome Android Studio) seperti gambar berikut:

welcome-android-studio

Layar Welcome Android Studio

Jika sudah pernah membuat atau membuka aplikasi maka akan tampil lingkungan menu (IDE) Android Studio dari file yang tersimpan

layar-android

Layar IDE Android Studio

2.  Untuk memudahkan sebaiknya dibuatkan launcher di desktop, lakukan dengan cara seperti kebiasaan di linux atau menggunakan fitur yang sudah disediakan Android Studio. Jika masih di layar Welcome Android Studio maka lakukan dengan cara memilih menu Configure –> Create Desktop Entry sehingga muncul gambar seperti di bawah ini.

create-desktop-entry

3. Boleh dicentang pada Create entry for all users jika dikehendaki, lalu klik button OK, maka akan muncul launcher baru di desktop.

4. Jika sudah masuk ke layar IDE Android Studio maka lakukan dengan cara klik menu Tools –> Create Desktop Entry. Muncul gambar seperti di atas. Lakukan cara yang sama.

Pengaturan Android Software Development Kit (SDK) Manager

Pengaturan awal selanjutnya adalah mengakses Android SDK Manager di layar Welcome Android Studio. Lakukan langkah berikut:

1. Klik Configure –>  SDK Manager sehingga muncul gambar berikut:

sdk-manager

Di sini kita bisa memasang tools dan paket yang diperlukan untuk membangun aplikasi android, termasuk mendownload dan memasang versi android yang berbeda-beda. Proses download membutuhkan akses internet yang baik dan stabil dan juga butuh waktu yang cukup lama tergantung banyaknya tools dan paket yang akan dipasang dan kecepatan akses internetnya. Silahkan pilih tools dan paket yang akan dipasang lalu klik button Install Packages dan tunggu sampai download dan pemasangan selesai.

2. Jika sudah masuk ke layar IDE Android Studio langkah akses SDK Manager juga dapat dilakukan yaitu dengan cara klik menu Tools –> Android –> SDK Manager, sehingga muncul gambar seperti di atas. Lakukan hal yang sama seperti di atas.

Pengaturan Android Virtual Devices (AVD) Manager

Setelah mendownload paket android beberapa versi dan tools yang dibutuhkan melalui SDK Manager, langkah selanjutnya adalah memasang AVD sehingga dapat dijalankan sebagai emulator android. Caranya sebagai berikut:

1. Jalankan SDK Manager seperti langkah sebelumnya di atas, baik melalui layar Welcome Android Studio maupun layar IDE Android Studio.

2. Di layar Android SDK Manager pilih menu Tools –> Manage AVDs … sehingga muncul gambar berikut:

rev-1-avd

3. Jika belum pernah dilakukan pengaturan sebelumnya maka layar AVD Manager masih kosong. Untuk menambahkan AVD maka pilih/klik Device Definitions sehingga muncul gambar berikut

device-def

4. Pilihlah Device yang diinginkan dengan mempertimbangkan kemampuan laptop kita, sebaiknya pilih spesifikasi yang rendah dulu misalnya Nexus S by Google dengan layar 4 inchi dan resolusi layar 480 x 800 (tegak), RAM 343 MiB. Klik di Nexus S by Google sehingga button Create AVD di sebelah kanan ON.

nexus-s

5. Klik button Create AVD sehingga muncul gambar berikut

AVD_for_Nexus_S_by_Google

6. Isilah seperti contoh gambar di bawah ini untuk Target Android 2.3.3 (Ginger Bread) – API level 10

nexus_s_2.3.3

7. Setelah selesai mengisi dan button OK sudah ON yang berarti tidak ada error maka klik-lah button OK itu sehingga di bagian Android Virtual Devices akan muncul AVD  yang telah disetting.

8. Lakukan langkah pemasangan nomer 3 s/d 7 Nexus S by Google untuk android versi lain, misal android 4.2.2 (Jelly Bean) dan android 4.4.2 (KitKat), sehingga akan terpasang 4 versi android, termasuk android 5.0 (Lollipop) yang sudah terpasang default. Lihat gambar di bawah ini

rev-1-avd

9. Untuk menjalankan android yang kita inginkan maka pilihlah android itu lalu klik button Start di sebelah kanan

rev-2-avd

maka muncul gambar berikut

launch

10. Klik button Launch sehingga muncul gambar Starting Android Emulator seperti di bawah ini

rev-3-avd

Jika tidak ada keterangan lain, termasuk kata error maka kemungkinan emulator android akan sukses muncul di layar. Tunggu beberapa lama tergantung spesifikasi laptop/komputernya.

Jika sukses maka akan muncul emulator android 2.3.3 Ginger Bread seperti di bawah ini.

rev-4-avd

Jika sudah muncul emulator android tersebut maka kita telah siap untuk menjalankan file aplikasi android yang sudah dibuat (import) ataupun membuat aplikasi android yang baru. Kita juga bisa memasang file APK untuk dijalankan di emulator android itu menggunakan command adb (contoh, ketik di terminal: sudo adb install bbm.apk).

Sebagai contoh penggunaan command adb, saya memasang BBM di Nexus S dengan android 4.2.2, ternyata sukses dan bisa “running” dengan lancar dan stabil. Lihat gambar di bawah ini

nexus_s_api_17

Bisa BBM-an! Coba saja add pin 524F0FDB, hehehe.

Leave a Comment

Filed under Android, Linux

Leave a Reply